in

Armada Militer Terkuat di ASEAN ada di Singapura?

Singapura juga satu-satunya negara Asia Tenggara yang tidak membeli mesin perang dari Rusia dan Cina. Ini karena para pemasok utamanya, yaitu Amerika Serikat dan sekutu dekatnya, mengizinkan Singapura memiliki mesin perang sesuai spesifikasi mereka. Inilah mengapa Singapura memiliki skuadron tempur, armada perang, roket, dan peluru kendali yang jauh lebih canggih ketimbang para tetangga terdekatnya.

Kenyataan itulah yang menjadi penyebab kenapa Indonesia dan Malaysia menghamburkan banyak uang untuk memborong mesin perang dari Rusia dan Cina. Salah satu pengeluaran terbesar oleh kedua negara ini adalah untuk belanja pesawat tempur Mig dan Sukhoi dari Rusia. Tak jelas apakah kedua negara ini benar-benar diizinkan melengkapi kedua jenis pesawat tempur canggih tersebut dengan sistem persenjataan standar Rusia.

Lebih dari itu, Singapura juga telah mengikat kerjasama militer dengan Amerika melalui US-Singapore Strategic Framework Agreement (USSFA). Perjanjian ini mengizinkan angkatan perang Amerika memakai pelabuhan angkatan laut dan lapangan udara militer Singapura sebagai basis operasi. Maka tak perlu heran kalau para pakar militer percaya, menyerang singapura sama dengan bunuh diri massal. Nasibnya bakal sama dengan Mesir, Yordania, dan Syria dalam Perang 6 Hari melawan Israel pada 1966. Ketika itu negara-negara Arab tersebut mengandalkan senjata butan Rusia dan sekutu dekatnya.

Sumber : The Global Review

Melihat Kecanggihan Pesawat Pengintai Milik TNI AU, Gak Kalah Dengan Milik Negara Tentangga

Malaysia dan Turki Pererat Kerjasama Operasi Militer