”Keputusan terbaru dari penjahat Amerika untuk memberikan bantuan militer kepada si perampas, rezim Zionis (Israel), memperkuat tekad kami untuk meningkatkan kemampuan pertahanan kami,” kata Jenderal Mohammad Hossein Bagheri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran.
Amerika Serikat (AS) dan Israel pada bulan ini menandatangani kontrak kesepakatan bantuan militer senilai USD38 miliar atau lebih dari Rp500 triliun untuk 10 tahun ke depan.
”Tujuan utama dari Amerika Serikat, rezim Zionis dan mereka yang mendukung kelompok-kelompok teroris adalah untuk menghancurkan infrastruktur Suriah dan Irak,” kata Bagheri, seperti dikutip dari Times of Israel, Kamis (22/9/2016).
Sumber: Sindonews.com

